Rabu, 30 Juli 2014
Runtunan (Sequence)
- Algoritma merupakan runtunan (sequence) satu atau lebih instruksi/pernyataan.
- Setiap pernyataan dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya. Sebuah instruksi dilaksanakan setelah instruksi sebelumnya selesai dilaksanakan.
- Urutan instruksi menentukan keadaan akhir algoritma.
- Tiap aksi dikerjakan satu persatu.
- Tiap aksi dilakukan tepat sekali, tidak ada aksi yang diulang.
- Urutan aksi yang dilaksanakan pemrosesan sama dengan urutan aksi sebagaimana yg tertulis di dlm algoritmanya.
- Akhir dari aksi, merupakan akhir algoritma.
Diberikan 2 buah gelas, A dan B; gelas A berisi air berwarna merah, gelas B berisi air berwarna biru. Pertukarkan isi kedua gelas itu sedemikian sehingga gelas A berisi air berwarna biru dan gelas B berisi air berwarna merah.
ALGORITMA :
Tuangkan air dari gelas A kedalam gelas B, Tuangkan air dari gelas B kedalam gelas A
Caranya :
Kita siapkan satu buah gelas C untuk menampung sementara air dari gelas A sebelum dipindah ke gelas B.
Tuangkan air dari gelas A kedalam gelas B, Tuangkan air dari gelas B kedalam gelas A
Caranya :
Kita siapkan satu buah gelas C untuk menampung sementara air dari gelas A sebelum dipindah ke gelas B.
Ilustrasi
File Header beserta Fungsinya di C++
1. <STDIO.H>
Yang merupakan singkatan dari standar input/output header, adalah header
yang berisi definisi makro, konstanta dan deklarasi fungsi dari dua
jenis yang digunakan untuk berbagai standar input output operasi.
2. <CONIO.H>
Adalah file header yang digunakan untuk membuat teks antarmuka pengguna.
3. <ASSERT.H>
Adalah file header yang mendefinisikan makro menegaskan c processor.
4. <COMPLEX.H>
Adalah file header yang mendefinisikan fungsi untuk aritmatika kompleks.
5. <CTYPE.H>
Adalah header untuk deklarasi yang berfungsi mengklasifikasi karakter.
6. <ERRNO.H>
Adalah file header yang berfungsi melaporkan kondisi kesalahan melalui kode
kesalahan.
7. <FENV.H>
Adalah file header yang mengandung berbagai fungsi dan makro untuk
memanipulasi lingkungan floating point.
8. <FLOAT.H>
Adalah header yang berfungsi memperluas ke berbagai limit dan parameter
dari jenis floating point standar.
9. INTTYPES.H>
File header berfungsi mendefinisakan beberapa makro untuk digunakan
dengan fungsi printf dan scanf, serta fungsi untuk bekerja dengan jenis
intmax_t.
10. <ISO646.H>
Adalah header yang mendefinisikan beberapa makro yang memungkinkan programmer
untuk menggunakan c bitwise bahasa dan operator logika yang tanpa file header
tidak bisa cepat atau mudah di ketik pada beberapa keyboard
non-qwerty internasional.
11. <LIMITS.H>
Adalah file header dari perpustakaan standar bahasa pemrograman c yang mencakup
definisi karakteristik dari jenis variabel umum.
12. <LOCALE.H>
Adalah pemrograman bahasa c file header, digunakan untuk tujuan lokalisasi.
13. <MATH.H>
Berisi prototype fungsi untuk pustaka matematika.
14. <STRING.H>
Berisi prototype fungsi untuk pemrosesan string.
Langganan:
Postingan (Atom)
